Perspektif tentang Indeks Kebahagiaan Dari Pak Ridwan Kamil

Desain Arsitektur 4 - Site Survey at Graha Candi Golf, Semarang (2012)
Desain Arsitektur 4 – Site Survey at Graha Candi Golf, Semarang (2012)

happy/adj : feeling or expressing pleasure (oxford dictionaries)

bahagia/ba·ha·gia/ 1 n keadaan atau perasaan senang dan tenteram (bebas dari segala yang menyusahkan): — dunia akhirat; hidup penuh –; 2 a

kebahagiaan/ke·ba·ha·gi·a·an/n kesenangan dan ketenteraman hidup (lahir batin); keberuntungan; kemujuran yg bersifat lahir batin (KBBI)

Setiap orang memiliki definisi bahagia nya sendiri-sendiri. Ada orang yang hidupnya sederhana, pendapatan di bawah rata-rata, tapi ketika ia bertemu dengan kolega atau temannya, ia tetap bisa tersenyum dan berkata “semua baik-baik saja”. Contoh lain, ada yang pengusaha kaya raya tapi tinggal sendirian karena keluarganya sibuk, Ia mencoba melihat dari sisi yang lain. Ia melihat kesibukan keluarganya untuk masa depan yang lebih baik. Ia tetap berusaha menghubungi satu persatu keluarganya dengan tidak menyalahkan keadaan atas sebuah kesibukan. Ia bahagia akan itu. Ba-ha-gia.

Setiap orang memiliki hak untuk bahagia setelah ia melakukan kewajibannya. Setiap orang memiliki hak untuk bahagia meskipun ia berada di dalam keadaan terhimpit sekalipun. Bahagia adalah hak setiap insan di muka bumi ini.

——

Dalam dunia urban design, Ridwan Kamil memiliki presepsinya sendiri tentang kebahagiaan. Ridwan Kamil adalah walikota Kota Bandung yang selalu menyebutkan kata “indeks kebahagiaan” saat beliau meluncurkan program-programnya, membangun sebuah ruang bersama seperti taman, atau acara-acara lain yang bertujuan untuk memberikan kesenangan kepada masyarakat kota Bandung. Menurut RK, indeks kebahagiaan adalah sebuah teori baru yang berguna untuk mengetahui kemajuan sebuah wilayah di luar peningkatan ekonomi. Teori indeks kebahagiaan ini pertama kali diperkenalkan di Butan.

“Untuk mengukur kemajuan sebuah kota, dapat dilihat dari ekonomi namun bisa juga dilihat dari kebahagiaan. Ada orang yang hidup sederhana tetapi hidupnya tetap happy. Tantangannya adalah bisa atau tidaknya kita menguantifikasi hal yang abstrak itu menjadi sebuah hal yang eksak.” (regional.kompas.com)

RK memberi contoh pada saat acara culinary night yang sedang berkembang di Bandung, program ini memenuhi tiga unsur dalam peningkatan indeks kebahagiaan untuk sebuah kota. Tiga indeks kebahagiaan itu ialah saat orang itu sering tersenyum, sering disapa, dan menemukan hal baru.

“Pada saat culinary night, orang dapat tersenyum, menyapa, dan menemukan hal-hal yang baru. Tiga hal ini akan diterjemahkan dalam program-program baru pemerintah.” Namun RK menjelaskan bahwa program peningkatan indeks kebahagiaan masyarakat adalah sebuah teori baru yang akan diterapkan di Indonesia dan kota Bandung merupakan kota pertama yang akan mencoba mengadopsi teori tersebut. “Karena hal ini belum pernah ada dan akan menjadi sebuah inovasi. Tidak perlu hal yang terlalu wah, bisa jadi murah meriah, seperti pembangunan taman dan pengadaan acara-acara lain,” Ujar RK. (sumber: http://regional.kompas.com/read/2014/05/12/1608547/Kata.Ridwan.Kamil.tentang.Indeks.Kebahagiaan.di.Bandung)

——

Saya sepakat dengan Ridwan Kamil. Di saat kita mudah tersenyum, dalam artian tidak berwajah masam, senyum merupakan obat terampuh untuk kebahagiaan diri sendiri dan orang lain. Senyum dapat meningkatkan hormon bahagia ketika kita dirundung masalah. Percaya tidak percaya, saya sering menggunakan jurus ‘senyum’ ketika saya sedang lelah. Karena pada pasalnya, ketika kita berada dalam lingkungan yang sama-sama lelah (seperti pulang kerja), akan lebih enak melihat wajah orang yang tersenyum dan berseri bukan daripada yang berwajah masam? Ketika teori you will get what you deserve, maka ketika kita tersenyum, kita akan mendapatkan manfaat dari senyum itu sendiri. Jangan lupa senyum ketika tidak sengaja berinteraksi mata dengan sesama. Budi pekerti bangsa Indonesia sebagai bangsa yang ramah jangan sampai hilang. Senyum itu ibadah juga, apalagi terhadap orang-orang yang membutuhkan, jangan sampai melukai hatinya karena wajah kita terlihat sombong.

Lalu poin kedua, sering disapa. Di sini mungkin ditekankan bahwa interaksi langsung lebih baik daripada interaksi dunia maya. Ketika kita terlalu sering berinteraksi dengan gadget, interaksi pada dunia nyata akan berkurang. Saya berbicara seperti ini bukan berarti saya tidak terkena penyakit “gadget”, tapi saya sedang dalam tahap mengurangi penyakit itu. Minimal ketika kita satu meja dengan orang yang sedang tidak memegang gadget, usahakan jangan memegang gadget kecuali untuk mengecek hal-hal penting .Bila urgen, kita bisa izin terlebih dahulu kepada lawan bicara kita. “Maaf ya, Ibuku menelpon. Aku ansos sebentar ya.” Sopannya seperti itu.

Menemukan hal baru. Whoa! Thats my favourite. Ini benar sekali. Ketika kita menemukan hal baru, otomatis hormon bahagia dan rasa penasaran kita akan meningkat. Di sinilah perasaan ingin senyum-senyum akan muncul. Seperti ke tempat baru dan berkata “Wah ini keren ya!” atah datang ke event-event baru dan berteriak “Ini apa?! Kok seru banget.” Bahagia itu dari melihat hal-hal yang tidak pernah kita lihat sebelumnya. Jadi, sering-sering pergi ke public space atau minimal pergilah ke tempat-tempat yang baru, dalam kota juga tidak apa-apa. Diniatkan untuk mencari ilmu dan pengalaman baru, insya Allah jadi berkah.

Itu Indeks Kebahagiaan menurut Pak Ridwan Kamil yang coba saya terjemahkan dalam versi saya, dalam versi kebahagiaan saya yang telah saya alami sendiri. Bagaimana kebahagiaan menurut kamu? Apa tiga poin ini dapat meningkatkan indeks kebahagiaanmu? Senyum, interaksi, dan berhijrah (pergi mencari hal-hal baru yang bermanfaat dan menambah wawasan). Oh ya, adalagi indeks kebahagiaan keempat saya, dipeluk orang-orang tersayang.

Tentang Bangun Pagi

Quote of the day.
Quote of the day.

Hai!

Ketemu lagi dengan saya, Marisa Sugangga. Jadi, postingan ini lahir karena tadi malam di jejaring sosial Path, saya menemukan ini:

“Dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan” (QS.An-Naba’:11)

“Dan karena rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepada-Nya.” (QS. Al-Qashash:73).

“Dialah yang menjadikan malam bagi kamu supaya kamu beristirahat padanya dan (menjadikan) siang terang benderang (supaya kamu mencari karunia Allah). Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang mendengar.” (QS. Yunus:67).

Nah, fyi bahwa sejak saya menjadi mahasiswa arsitektur yang tugasnya overlapping sejak dari jaman mahasiswa baru, jam tidur saya jadi suka kebalik, malam kerja dan pagi tidur, jujur aja badan juga enggak enak banget sih. Akhirnya sejak semester 7 saja berusaha merubah pola hidup tersebut untuk hidup saya yang lebih baik, hehe.

Selain dari memang Allah sudah menyediakan waktu malam kita untuk istirahat, ternyata dari segi kesehatan, tubuh juga memiliki jam detox atau pembuangan racun yang berlangsung pada malam hari. Sebenarnya saya sudah tahu ini sejak semester 4, tapi apa daya karena kalau enggak begadang tugasnya enggak selesai, yaudah dijalani saja.

Kalau karena tuntutan pekerjaan menurut saya tidak masalah tidur malam tapi ketika kita memang memiliki waktu luang dan tidak ada pekerjaan, mencoba tidur adalah hal yang patut dicoba agar pembuangan racun yang tidak terjadi pada saat kemarin kita begadang dapat dilakukan.

Beberapa bulan belakangan ini saya berhasil bangun pagi sekitar pukul 04.00-05.00. Berikut tips yang saya coba terapkan setiap hari:

1. Lebih baik bisa bangun pagi daripada tidur larut

Haha saya sering sekali memberi mindset ini pada otak saya saat malam hari, jadi saya akan berusaha bangun lebih awal untuk menyelesaikan tugas-tugas yang harusnya saya kerjakan sampai larut. Kalau dipikir itungannya sama saja misalnya saya begadang sampai jam tiga pagi lalu saya tidur hingga jam enam. Hitungannya sama saja dengan saya tidur jam 12 lalu saya bangun lagi jam 3. Seperti itu hehe hanya waktunya saja yang berubah (ps: kadang tidak bisa dipungkiri memang ada saat-saat kebablasan dan menyesal udah tidur HAHA)

2. Cuci muka waktu bangun tidur lalu buka jendela

Kata orang tua, rezeki masuk lewat jendela/pintu yang dibuka pagi hari. Jadi setelah cuci muka (lalu beribadah untuk yang menjalankan), kita bisa mencoba ritual buka pintu/jendela di pagi hari. Terbukti menambah semangat untuk saya. Hehe

3. Ini subjektif, tapi untuk saya tidur larut itu membuat mood saya jelek pada harinya.

Serius deh. Saya akan menjadi pribadi yang pms setiap hari kalau tidur saya larut. Sebenarnya saya merasa jadi mahasiswa arsitektur lemah yang nggak suka begadang sekarang :( Maksudnya begini, kalau dulu saya kuat begadang untuk menyelesaikan 2-4 gambar kalau sekarang 2 gambar saja sudah menyerah dan saya memilih tidur untuk melakukannya esok hari. Kinerja memang menurun tapi badan saya enak. Alhamdulillah saya memiliki golden time untuk produktif pada pukul 05.00-09.00, jadi kalau mau ngerjain super ngebut saya harus sudah bekerja pada jam-jam itu untuk mengejar ketinggalan yang kemarin-kemarin

4. Matahari pagi adalah rezeki yang sering luput

Pernah ga waktu kalian bangun pagi terus liat matahari baru terbit, rasanya bahagia dan bersyukur banget masih hidup. Saya selalu ngerasa seperti itu. Rasa syukur karena masih bisa melihat matahari merupakan motivasi tersendiri untuk saya bisa melakukan aktifitas mulai dari pagi hari hingga menjelang waktu tidur ;)

5. Pasang alarm banyak-banyak. Minta tolong bangunin temen via telpon (hp jangan di silent)

coba pasang alarm dengan nada dering super nyebelin sekalian minta tolong papa/mama/temen-temen bangunin pakai telpon, tapi sebelum tidur di cek dulu hpnya jangan di silent. Hehehe

6. NIAT

ini adalah part yang ga kalah penting karena dengan dasar niat yang kuat untuk bangun pagi, temen-temen pasti lebih semangat melakukannya karena niat yang kuat. Nah niat ini akan membantu semua tips yang saya sudah berikan di atas menjadi terealisasikan. Hehe

7. Ini tips bayangan; Melihara kucing -_-

Sebenernya ini bukan tips tapi pengalaman saya. Noel, kucing saya selalu minta makan setiap pukul 05.00-06.00. Di jam-jam segitu, aktifitas mengeongnya menjadi lebih intens dan membuat saya bangun, berdiri, memberi dia makan di teras. Ini yang seringkali membuat saya bangun pagi. Oh, terima kasih Noeeeeeel.

Itu enam tips dari saya, oh iya jangan lupa minum air putih kalau bangun pagi. Semangat hidup sehat. Intinya yang berlebihan tidak baik, kalau kebanyakan begadang tidak baik untuk tubuh karena Allah menganjurkan waktu malam untuk istirahat insya Allah ada manfaatnya untuk tubuh dan pikiran kita. Selamat hari Sabtu selamat weekend ayo main sepeda (dan ngerjain tugas).

Lovelovelove buat semua mahasiswa Arsitektur di dunia, ayo hidup sehat!

IMG_20140224_154500

ps: ini adalah makhluk yang setia bangunin saya tiap pagi alias minta makan :_), oh halo Noel!

———————-

Marisa Sugangga