Travel Diary: Satu Hari di Gili Trawangan

when in Gili Trawangan.

Cerita dari Gili Trawangan yang begitu membekas adalah snorkeling pertama kali bersama Mama dan Papa. Melihat penyu berenang saat kita snorkeling ke area yang dalam (dan dasar lautnya mulai gelap, hehe). Kita dapat tiga kali spot snorkeling dan yang terakhir Mama udah cape karena memang arus di spot kedua sangat deras. Di spot terakhir ikannya banyak sekali apalagi waktu rotinya ditabur, semua bergerumbul. Setelah snorkeling dan masih menggunakan baju itu (ha ha), kita naik sepeda mengintari pulau. Menyenangkan sekali bermain bersama matahari dan angin sore. Kalau ditanya ada kejadian apa, banyak sih! Jadi perjalanan ke Gili hanya kita tempuh satu hari. Kita berangkat pagi dan pulang selepas magrib. Tertakjub-takjub karena banjir bintang malam itu, kacamata saya nyemplung ke laut. Untuk diketahui bahwa saya selalu saja melakukan hal ini, tidak sengaja nyemplungin kacamata ke laut. Nggak tahu kenapa bisa begitu, untung waktu di Karimata (Kalimantan) tidak ada kejadian seperti ini. Nah, tadinya bibir pantainya tidak sebersih dan serapi sekarang. Sejak ganti pemerintahan, bibir pantai dibersihkan dan kita bisa leye-leye di sepanjang bibir pantai. Tapi dengar-dengar sih kita harus hati-hati, karena sisa dari merapikan bangunan dari bibir pantai itu masih ada, contohnya ada beberapa paku yang masih berada di sekitar pasir. Disarankan menggunakan sandal saat menyusuri pantai, hehe.

Lombok, 2016.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s