JKT48 dan Single ‘So Long!’

ke-mana-suara-penggemar-veranda-di-pemilu-jkt48-ini-pesan-sang-idol_m_114838
sumber gambar: http://www.jawapos.com

Jarang-jarang kan saya bahas soal girlband ataupun musik, nah karena kebetulan malam minggu kemarin saya warnai dengan melihat pemilihan Senbatsu untuk single ke-17 JKT48, akhirnya tumbuh keinginan untuk menulis postingan ringan ini.
Awal kenal jkt

Awal perkenalan saya dengan JKT48 tak lain karena sahabat-sahabat saya dulu sering mendengarkan JKT48 sejak lagu Heavy Rotation. Saya sendiri baru dekat dengan JKT48 saat single Koisuru Fortune Cookie yang begitu eargasm hadir di ranah publik dengan video klip yang menggemaskan (sebenarnya saya lebih suka MV versi AKB48). Akhirnya saya mendengarkan JKT48 dimulai dari album Heavy Rotation dan menurut saya inilah album terbaik mereka, karena saya mendengarkan hampir semua lagunya (tanpa saya skip hingga sekarang). Banyak sekali single yang saya sukai di sini seperti Heavy Rotation, Gomenne Summer, Ponytail no shu-shu, hingga Shonichi (Hari Pertama). Ketika mendengarkan pertama kali, saya kesal sekali karena liriknya. YAAAA! Teman-teman sekalian pasti sadar bahwa lirik dari JKT48 sangat mengesalkan. Sebagai sister dari AKB48, semua lagu dan single akan mengikuti dari kakaknya. Menurut saya, ketika lagu dinyanyikan oleh AKB48, tidak terjadi masalah yang cukup serius dengan pelafalan liriknya. Momen mengesalkan terjadi ketika lagunya seolah-olah hanya ditranslate begitu saja, entah susunan SPOK ataupun maknanya dapat atau tidak, akhirnya tetap dinyanyikan. Hingga kini saya tidak pernah tahu alasan pasti mengapa JOT ataupun pihak manajemen JKT48 tidak mengatasi hal perihal lirik yang kadang tidak nyambung. Karena awal mula saya menyukai JKT48 karena genre musik dan instrumennya, akhirnya saya berhasil mengesampingkan hal yang menyebalkan ini.

Bila ditanya mengapa bisa suka dengan girlband satu ini? Nomor satu saya akan bilang karena lagunya penuh semangat! Saya mendengarkan semua lagu mereka saat sedang pusing dengan pekerjaan ataupun studio saya. Tidak banyak teman-teman saya memandang saya ‘aneh’ karena suka mendengarkan lagu dengan lirik yang tidak jelas. Jadi dari kecil, saya adalah penggemar segala tentang Jepang. Mungkin karena masa kecil saya sangat erat dengan soundtrack-soundtrack anime, jadi lagu-lagu JKT48 sangat mudah diterima oleh telinga saya. Terkadang bila tidak ingin mendengarkan liriknya, akhirnya saya mendengarkan yang versi AKB48-nya. Kedua ya…. Mungkin karena saya suka melihat transformasi mereka dari yang tidak bisa apa-apa dan saat ini mereka sedikit demi sedikit sukses di dunia baik seni musik maupun peran. Ketika JKT48 konser di Malang, saya akhirnya memutuskan untuk menonton live bersama teman-teman saya. Rasanya seru sekali karena mereka begitu bersemangat, sama seperti ketika saya melihat mereka di youtube. Hal takjub lainnya adalah mereka bisa mengganti kostum (secara beramai-ramai) hanya dalam waktu hitungan menit atau satu lagu. Energinya sangat tersampaikan!

Ada beberapa hal perihal manajemen yang sebenarnya saya kurang suka. Seperti ada member-member lama yang tidak pernah terpilih saat senbatsu dan akhirnya tidak pernah tampil di MV single JKT48. Jadi pemilihan member yang akan hadir di MV single terbaru mereka dihitung berdasarkan vote para penggemar. Bisa dibilang yang daridulu memang sudah ‘terkenal’ akan dapat terus kita lihat di setiap single JKT48, lihat saja seperti Melody, Nabilah, Kinal, Gaby, (generasi pertama, tim J). Dari tim J generasi pertama masih saja ada member yang belum pernah hadir di MV selama kurun waktu 6 tahun berada dalam manajemen JOT. Hingga akhirnya kemarin, Frieska, adik dari Melody, berhasil masuk senbatsu dan dia akan hadir di single ke-17 (akhirnya setelah bersabar bertahun-tahun, saya mengira dia akan graduate karena hal ini)

[MV] So Long! - JKT48 - YouTube.MKV_snapshot_05.48_[2017.03.15_17.52.03]
Satu dari sekian part-part terbaik dari MV So Long! (sumber gambar: 4.bp.blogspot.com)

solong4

Senbatsu untuk single ke-17 kemarin sekaligus menjadi graduation ceremony untuk Jessica Veranda (Ve), salah satu member generasi pertama (Tim J) yang saya suka karena kepribadiannya yang begitu ramah dan santun. Sedikit sedih juga ternyata ditinggal oleh member generasi pertama. Single ke-16 mereka, so long!, didedikasikan sebagai single terakhir Ve sekaligus hadiah perpisahan untuk dirinya. MV ini merupakan satu-satunya MV yang membuat saya ikut sedih karena tahu perjuangan dan kebersamaan mereka selama 6 tahun dan Ve termasuk sebagai sosok yang berpengaruh di JKT48. Kebetulan konsep MV nya pas dan member-membernya pun terlihat sangat menghayati MV yang satu ini karena based on reality sepertinya. Ketika kolom komen untuk MV ini dibuka di youtube, semua fans terharu dan merasa bahwa MV ini sangat menyentuh hati (saya setuju!). Terdapat beberapa komentar yang menurut saya benar, seperti “Kenapa member yang ikut andil dalam MV ini bukan dari Tim J generasi pertama yang tahu betul perjuangan dan kebersamaan bersama Ve?” Memang benar, terdapat sebagian kecil dari member tim J generasi pertama yang tidak hadir dalam MV ini karena tidak terpilih senbatsu. Sedih juga ya, padahal mereka yang sangat tahu arti dari MV ini.

Ya, semoga untuk ke depannya, hal-hal yang berhubungan dengan sistem bisa dikondisikan ketika menyangkut soal perasaan para member dan fans ya JOT. Seperti sistem manajemen JOT menjadi satu-satunya kendala mengapa para fans sering kecewa dengan hasil dari JKT48, sisanya kita dapat menerimanya dengan baik. Sukses terus JKT48!

Salam sayang dari pendengar setia dari Bandung,
Marisa Sugangga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s