Pagi di Rancaupas

dscf2588
Langit pagi di Rancaupas

Bulan September 2016 lalu, saya berkesempatan untuk mengunjungi Bumi Perkemahan Rancaupas di Ciwidey. Bumi ini terletak kurang lebih 50km dari pusat Kota Bandung. Dengan ketiba-tibaan, saya dijemput dini hari oleh teman-teman saya dan untuk pertama kalinya kami bermain bersama berdelapan. Selamat tugas negara tersebut, saya duduk di depan dan bertugas sebagai co-pilot. Sebagai co-pilot yang baik, tidur menjadi pantangan bagi saya.

Kami melewati jalur dalam Kota Bandung. Malam tidak begitu ramai dan mobil kami menuju ke arah Asia-Afrika untuk nantinya masuk ke daerah Kopo. Saat sampai di daerah Ciwidey, jarak pandang sedikit terganggu karena kabut yang tebal. Saya adalah orang yang penuh persiapan alias suka bawa hal-hal yang aneh bila bepergian. Salah satu teman saya berkata bahwa tas saya adalah kantong ajaib doraemon. “Saya penasaran nih di tas Mbak Icha ada apalagi ya?”

Saat memasuki Bumi Perkemahan, kita akan ditarik biaya sebesar Rp 15.000. Sebenarnya biaya itu adalah biaya untuk camping, sedangkan kita tidak camping. Hal ini dikarenakan kita tiba di pukul 02.30 di mana itu masuk dalam hitungan camping. Seingat saya tanpa hitungan camping, masuk area ini dikenakan biaya Rp 5.000 saja.

Super dingin.

Setelan saya setiap hari memang sudah winter style, ke mana-mana sangat suka membawa syal. Malam itu lebihan sandang saya berikan kepada teman yang membutuhkan perlindungan lebih dari cuaca dingin. Di Bumi Perkemahan ini, terdapat camping ground, area makan, dan tempat penangkaran rusa. Tempat rusa ini tidak dibuka 24 jam, terdapat jam operasionalnya bila ingin naik ke area pejalan kaki yang dapat melihat rusa dari atas. Kalau sekedar pegang-pegang rusanya dari luar pagar bisa kapan saja.

Pagi di Rancaupas memberikan saya kenangan yang sulit dilupakan. Gradasi warna saat mataharinya terbit begitu menyenangkan mata sekaligus hati. Deret pohon yang tinggi-pendek, cahaya matahari yang berusaha masuk di celah-celah, dan latar belakang gunung yang membentuk siluet sangat indah. Rancaupas menjadi destinasi yang membahagiakan bagi saya di tengah-tengah perkuliahan. Oh ya, tempat ini sangat dekat dengan Kawah Putih. Bila tidak terlalu lelah, bisa sekali jalan mendapatkan dua tempat yaitu Rancaupas dan Kawah Putih.

dscf2584
Enter a caption
dscf2611
Parking Area di Rancaupas

Tips ‘bermain’ ke Rancaupas
Cuaca dingin menjadi satu hal yang lumrah saat kita berada di destinasi wisata Kota Bandung. Berikut beberapa tips dari saya agar perjalanan menjadi lebih nyaman:

  • Bawa jaket, syal, kaos kaki. Bawa saja. Keperluan sandang akan bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain
  • Bila ingin mengejar sunrise, berangkat kurang lebih pukul 03.00 dari Bandung sudah cukup. Kami berangkat pukul 01.40 dari Bandung dan terlalu pagi. Kecuali bila teman-teman mau menghabiskan malam bersama partnernya, tidak masalah datang pukul berapapun
  • Tenang, di sana warung makanan buka 24 jam.
  • Setelah melihat sunrise, bisa diagendakan untuk meluncur ke Kawah Putih karena letaknya berdekatan

“Saya jadi merasa bersyukur dengan banyak hal yang saya miliki saat ini”

Sekian satu dari sekian cerita jalan-jalan saya di tahun 2016. Semoga tahun depan bisa explore lebih banyak lagi sembari melaksanakan kewajiban sebagai mahasiswi. Salam dari Bandung!

Bandung, Desember 2016
#30DWCHari13

 

One thought on “Pagi di Rancaupas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s