28 Oktober, Untuk Pemuda-Pemudi Kebanggaan Saya.

Sebuah tulisan sebagai hadiah kecil untuk Pemuda-Pemudi Indonesia yang saya banggakan dan begitu membangkitkan semangat saya untuk terus berkarya. Betapa semangat kita akan untuk membangun negeri, membangun lapangan kerja, membantu keluarga kita, menjadi pribadi yang berkarakter, adalah hal yang berarti untuk banyak pihak khususnya bangsa Indonesia. Maka, ketika harus terjatuh. Jatuhlah, namun jangan lupa bangkit. Bangkitlah lebih awal dari waktu yang akan membangkitkanmu, karena kamu akan sekuat yang kamu bayangkan. Banyak pemuda-pemudi yang menginspirasi saya, saya juga ingin menjadi inspirasi bagi yang belum bersemangat.  Pepatah bilang, mumpung masih muda, ini sangat benar sekali. Berkelanalah, berjalan-jalan, mencari ilmu lah hingga ke ujung Indonesia serta dunia, pulanglah, bangun Indonesia menjadi lebih baik untuk ke depannya.  Ayo semangat mumpung masih muda ya!

——-

Jakarta, 28 Oktober 2015 11:30 PM.

Halo pemuda-pemudi Indonesia, selamat 28 Oktober. Bertepatan dengan hari sumpah pemuda tahun ini, saya memiliki sebuah hadiah berupa tulisan yang berawal dari perbincangan mengenai Generasi Muda Masa Kini di Kompasiana tv tadi pagi. Sembari mengerjakan tugas kantor, saya mendengarkan perbincangan mereka via headset.

Perjuangan yang dilakukan generasi muda jaman dahulu dan sekarang pasti berbeda. Zaman berubah, tantangan pun berubah. Apa yang sebaiknya dilakukan oleh generasi muda di zaman ini? Menurut bapak kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,  Surya Chandra Surapaty, jadilah generasi yang memiliki karakter. Karena seperti Bapak Soekarno bilang, bangsa yang tidak berkarakter selamanya akan menjadi budak dari bangsa lain. Di sini dinyatakan bahwa ‘berkarakter’ yang dimaksud adalah menyadari penuh pentingnya menambah kompetensi, update pengetahuan, fokus terhadap bidang yang sedang ditekuninya, mau merubah pikiran bila ada masukan dan kritik, bersifat terbuka, menerima perbedaan, dan memiliki plan, misalnya merencanakan dalam satu tahun ke depan ini memiliki goal untuk menambah kompetensi apa, apa yang dilakukan untuk dapat menambah kompetensi tersebut, berencana mengambil studi atau fokus pada karir praktisi mau pun akademisi. Berjuang bukan berarti harus memegang senjata, bambu runcing, dan berperang. Perjuangan dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya menekuni bidang yang telah kita pelajari dan kita sungguhi. Bila kita berada di bidang Ekonomi, maka tekunilah, begitu pun dengan bidang yang lain. Itulah perjuangan.

Disisipkan pesan bahwa tantangan bagi generasi muda Indonesia saat ini adalah MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN). Humas KNPI menyebutkan beberapa poin yang dapat dilakukan oleh generasi muda untuk menghadapi tantangan MEA. 1) Mau berpikir kreatif 2) Memikirkan inovasi produk baru yang tidak akan kalah dengan produk-produk yang akan masuk 3) Mengikuti seminar-seminar Internasional untuk upgrade informasi, memperkuat link, serta mengetahui pesaing-pesaing yang masuk ke dalam negeri 4) Jangan berpikiran untuk kerja di mana namun mulailah berpikir untuk menciptakan lapangan kerja. Terdapat poin tambahan dari Pak Surya bahwa kita harus siap bekerja keras dan bersungguh-sungguh terhadap profesi atau pun hal yang kita lakukan. Sebuah komitmen untuk mau bekerja keras adalah hal yang perlu ditanamkan dalam pikiran kita. Keluarga merupakan pondasi yang mampu menciptakan generasi-generasi jenius bangsa, maka lingkungan dan atmosfer keluarga yang baik wajib diciptakan bila menginginkan pondasi yang kuat. Setiap pribadi dari keluarga dapat menjadi Agent of Change di keluarganya, maka bila perlu, andalah yang menjadi Agent of Change di saat anggota keluarga yang lain tidak mampu membentuk atmosfer itu. Karena saya paham, kita dibesarkan dalam keluarga dengan kondisi yang berbeda.

Sebuah renungan kecil untuk saya dan teman-teman yang masih mencari jati diri serta kebingungan atas pertanyaan “Apa itu berkarakter?”. Sudahkah bertanya, “Siapa saya? Mau jadi apa saya?” Ini adalah pertanyaan yang mampu menjawab karakter teman-teman. Tanyalah, renungkan. “Siapa saya?” Berikan motivasi yang tinggi untuk diri sendiri dan sebarkan semangat untuk teman-teman yang lain. Menurut saya, memaksa diri untuk mau berpikir lebih keras dari biasanya, berusaha lebih keras dari biasanya, adalah hal yang wajib dilakukan karena tantangan zaman semakin meningkat. Untuk menjadi pribadi yang berkarakter, tidak perlu akademis yang fantastis, hal ini dibenarkan pula oleh Bapak Surya. Memiliki visi misi serta tujuan hidup, mengasah skill, membantu yang membutuhkan, dan hal-hal menantang diri sendiri lainnya akan mampu memunculkan karakter kita. Pribadi yang berkarakter akan kuat beradaptasi dengan hal-hal baru bahkan hal yang paling menakutkan bagi dirinya sendiri sekalipun.

Berikut ada tips-tips kecil mengenai self upgrade untuk teman-teman yang sibuk bekerja atau waktunya habis di jalan. Self upgrade ini bersifat konsisten, hal yang perlu dilakukan pertama adalah niat. Dengan niat yang kuat, insya Allah kita bisa memaksa otak kita untuk mau berusaha lebih keras dari biasanya.

1. Update info tentang Nasional dan Internasional. Ini wajib. Pengetahuan umum bersifat wajib karena peka terhadap berita serta isu sangat bagus untuk perkembangan otak kita. Bila masih kesulitan tidak biasa membaca berita, bacalah berita-berita yang sekiranya menarik untukmu. Hanya yang menarik untukmu untuk di mula tidak apa-apa. Pasang target, misalnya  3 berita dalam satu hari, 2 berita Internasional dan 1 berita Nasional. Sekarang banyak aplikasi portal berita sekali sentuh di Apple Store/Playstore, silahkan pilih yang teman-teman suka. Akan lebih baik ketika kita mendownload portal berbasis bahasa Indonesia dan satu portal lagi berbasis Bahasa Inggris. Otak kita pada nantinya akan terbiasa dengan kosakata baru bahasa Inggris.

2. Belajar bahasa Inggris. Bahasa ini akan menjadi pengantar dari perdagangan dan pesaing-pesaing yang akan masuk ke negeri kita. Tidak jarang celetukan bilang, “Nanti tukang baso aja jadi orang asing. Ntar pas kita mau mesen, harus pake bahasa Inggris. Abang basonya bisa, kitanya gabisa. Hayo gimana coba.” Ini benar juga. Nah, jangan malas belajar bahasa Inggris.Dont worry about the grammar, learn how to communicate with English first ya.Saya sering latihan awkward sama kaca.

3. Seperti postingan saya sebelumnya. Set the goal. Bahkan dalam forum bahasa Inggris yang saya ikuti, dikatakan pentingnya mengeset suatu target. Misalnya, kamu belajar bahasa Inggris untuk apa? Lalu kapan goal nya kira-kira kamu akan menyelesaikan ini? Nah, dengan mengeset goal, kita akan tahu dan dapat mengukur parameter sejauh mana kita berusaha, sejauh mana kita hari ini mengerjakan soal, sejauh mana kita speaking hari ini.

4. Plan jangka panjang. Plan jangka panjang akan membantumu bersemangat dalam menjalani hari-hari mu. Dengan berusaha hingga lelah, kamu akan tahu dan sadar bahwa ini semua demi plan jangka panjangmu. Yakinlah setiap langkahmu akan bermanfaat dan membawamu mendekati plan jangka panjangmu. Bisa di set 1 tahun ke depan, 5 tahun, bahkan 10 tahun ke depan. Pasang target yang tinggi, bila jatuh, kamu hanya jatuh di awan, tidak begitu jauh dari bintang-bintangmu.

—–

Tulisan ini memang sengaja saya buat untuk memperingati hari Sumpah Pemuda. Semoga hari ini teman-teman memberi sesuatu yang didedikasikan untuk merayakan hari ini, tentu maksudnya tidak hanya hari ini tapi untuk selamanya. Sebuah tanggal biasanya menjadi momentum, maka ini momentum yang tepat sebagai pengingat untuk mengejar mimpi-mimpi kita. Saya berharap tulisan ini bermanfaat untuk teman-teman seperjuangan ya! Semangat menghadapi MEA! Selamat berjuang, generasi emas Indonesia.

Warm Regards,

Marisa Sugangga

2 thoughts on “28 Oktober, Untuk Pemuda-Pemudi Kebanggaan Saya.

  1. Mba icha,,suka banget baca2 tulisan d blog mba icha :’)…apalagi aku pengen banget jadi arsitek lansekap kayak mba icha…boleh ya mba kapan2 sharing gimana pengalamannya :)…btw salam kenal ya mba,aku dwi arsiUB’13…:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s