I Called It Dream

Hem….

Kalo ngomongin mimpi emang ga ada matinya deh. Sebaik-baiknya orang berusaha, menurutku adalah orang yang masih memiliki mimpi untuk dikejar, digapai, direalisasikan, bahkan untuk menyimpan mimpi saja tidak salah selama mimpi itu menjadi sebuah motivasi. Namun, pernahkah berpikir ketika kalian tahu bahwa mimpi itu ternyata tidak tergapai karena sebuah jalan yang disebut Takdir?

Awalnya, aku menyayangkan adanya jalan Takdir yang aku anggap membunuh mimpiku. Namun, setelah aku berpikir positif, Takdir adalah sebuah jalan “lain” dari Tuhan. Pernahkah ketika kalian merasa jatuh kalian berpikir bahwa Tuhan itu baik? Untungnya, aku selalu menanamkan pada diriku, sebuah sifat penting yang harus dimiliki oleh manusia, positif thinking. Aku sempat terjatuh namun aku harus bangkit lagi dalam hitungan menit dan kesedihan itu tidak boleh berlarut-larut.

Waktu kau percaya, bahwa Takdir itu jalan yang lebih baik daripada mimpimu (yang kau anggap gagal), perlahan hatimu pun akan terbiasa menerima keadaan.

Namun ada kejadian, ketika mimpimu itu juga merupakan mimpi dari orang lain. Dan ketika mimpimu itu kandas, maka mimpi orang lain yang berada di mimpimu itu pun akan gagal. Aku pernah mengalaminya dan rasanya sangat menyakitkan. Dan lebih menyakitkan lagi ketika kau mengetahui bahwa mimpi orang yang berada di mimpi lamamu itu ternyata masih hidup di dalam mimpimu yang telah kau anggap tidak ada lagi dan tergantikan oleh takdir. Aku, orang yang mempunyai mimpi telah beranggapan bahwa mimpi itu sudah diganti yang lebih baik namun orang lain belum bisa menerima bahwa mimpiku telah digantikan oleh takdir dan mereka tetap berharap mimpi itu akan benar-benar terjadi. Rasanya seperti memikul beban berat di sebelah pundak. Seperti mendapatkan beban tidak berhingga di otak. Namun, sekali lagi, aku tidak mau terlalu memusingkan hal-hal seperti itu. Aku tetap berharap pada Tuhan bahwa jalan dari Tuhan tetap yang paling baik. Positif thinking dan berusaha mengejar mimpi-mimpi yang lain.

Bermimpilah sebanyak-banyaknya. Namun tetap urutkan mimpi-mimpimu berdasarkan prioritas dan ketika Tuhan telah memberikan jalan yang disebut Takdir untuk mimpimu, janganlah bersedih. Tuhan akan selalu menyayangi hambanya yang berpikir positif pada-Nya. Just keep dream dan jangan takut jatuh, karena kamu tidak sendirian :)

nb : sebenarnya aku merasa tulisan ini berbelit-belit tapi aku malas untuk mengeditnya. Kapan-kapan kalai pikiran sedang jernih “mungkin” akan diperbaiki. :)

 

via my Tumblr :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s